TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : kahfi

Rabu, 12 September 2012

perbedaan anatomi tumbuhan monokotil dan dikotil


 
1.
Perbedaan Anatomi Akar Monokoti dan DikotilAkar monokotil (anatomi)
- Batas ujung akar dan kaliptra jelas- Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel- Punya empulur yang luas sebagai pusat akar - Tidak ada kambiumnya- Jumlah lengan protoxilem banyak (lebih dari 12)- Letak xilem dan floem berselang-seling
Akar dikotil (anatomi)
- Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas- Perisikel terdiri dari 1 lapis sel- Tidak punya empulur / empulurnya sempit- Mempunyai kambium- Jumlah lengan xilem antara 2-6- Letak xilem di dalam dan floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)
Struktur Anatomi Akar Dikotil
Secara umum struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, sistem jaringan dasar berupa korteks, endodermis, dan empulur; serta sistem berkas pembuluh. Pada akar sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floemyang tersusun berselang-seling. Struktur anatomi akar tumbuhan monokotildan dikotil berbeda.Secara morfologi, kayaknya antara dikotil dan monokotil tidak ada bedanya.Cuma, tanaman monokotil akarnyserabudan tanaman dikotil akarnyatunggang.floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada Dikotil, akar lembagaterus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga
 
mati, kemudian padpangkabatang akatumbuh akar-akar yanmemilikiukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar ataukaliptra, yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah, sel-selkaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum, dinamakan kolumela.
2.
Perbedaan Anatomi Batang Monokotil dan DikotilBatang monokotil (anatomi)
Tidak bercabang-cabang, pembuluh angku(xilem-floem) tersebar, tidak  punya jari-jari empulur, tidak ada kambium vaskular sehingga tidak dapatmembesar, empulur tidak dapat dibedakan di daerah korteks.Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas antarakorteks dan stele umumnytidak jelas. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipkolateral tertutup yang artinydi antaraxilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium padaMonokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar,dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipundemikian, ada Monokotil yandapat mengadakapertumbuhan menebalsekunder, misalnya pada pohoHanjuang (Cordylinsp) dan pohoNenasseberang (Agave sp)
Batang dikotil (anatomi)
Bercabang-cabang, pembuluh angkut teratur, punya jari-jari empulur,mempunyai kambium vaskular sehingga dapat membesar, dapat dibedakan antaradaerah korteks dan empulur, ada kambium di antara xilem dan floem.Struktur Anatomi BatangSecara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadangterdapat stomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelas tumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusunmelingkar pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil.
3.
Perbedaan Anatomi Daun Monokotil dan Dikotil
 
Daun pada banyak dikotil (dan sebagian monokotil) bersifat dorsiventral,yaitu memiliki permukaan atas (adaxial) dan bawah (abaxial) yang berbeda secaramorphologis.
1.
Epidermiataterdirdarsatlapis selberbentuk persegi, dindingterluarnya ditutupi oleh kutikula, dan tidak mengandung kloroplas.Beberapa stomata, jika ada, dapat ditemui pada epidermis atas.
2.
Mesofil Palisade. Terletak persis di bawah epidermis atas dan terdiri darisatu atau lebih lapisan yang agak sempit, sel–seberdinding tipis yangsangat berdekatan, sel–sel persegi memanjang ke arah epidermis. Masing– masing sel terdiri dari banyak kloroplas. Ada system yang telah terbentuk dari ruang antar sel melalui jaringan ini.
3.
Mesofil bungkarang (spongmesophyll). Terdiri dari sel berdindingtipis, longgar, bentuk tidak teraturdimana banyak ruang antar sel.Kloroplas ada di sel–sel ini, tapi dalam jumlah yang lebih sedikitdibandingkan dengan sel palisade.
4.
Epidermis bawah, serupdalam struktur permukaaatas, tapi memiliki banyak stomata. Tiap pori stomata terbuka ke arah ruang antar sel besar yang disebut ruang substomata atau cavity.
5.
Sistevaskular. Potongan ke arah daerah midrib menunjukkan bentuk xylem seperti bulan sabit ke arah permukaan atas daun dan floem ke arah permukaan bawah. Di atas dan di bawah benang vaskuler,m di sebelahepidermis atas dan bawah, jaringan mesofil digantikan oleh sel–selkolenkim yang meningkatkan kekuatan mekanis daun.
Struktur Anatomi Daun
Daun tumbuhan tersusun atas epidermis yang berkutikula dan terdapatstomata atau trikoma. Sistem jaringan dasar pada daun monokotil dan dikotildapat dibedakan. Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (mesofil) dapatdibedakan atas jaringan pagar dan bunga karang, tidak demikian halnya padamonokotil khususnya famili Graminae. Sistem berkas pembuluh terdiri atas xilemdan floem yang terdapat pada tulang daun

0 komentar:

Poskan Komentar

perbedaan anatomi tumbuhan monokotil dan dikotil

Rabu, 12 September 20120 komentar


 
1.
Perbedaan Anatomi Akar Monokoti dan DikotilAkar monokotil (anatomi)
- Batas ujung akar dan kaliptra jelas- Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel- Punya empulur yang luas sebagai pusat akar - Tidak ada kambiumnya- Jumlah lengan protoxilem banyak (lebih dari 12)- Letak xilem dan floem berselang-seling
Akar dikotil (anatomi)
- Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas- Perisikel terdiri dari 1 lapis sel- Tidak punya empulur / empulurnya sempit- Mempunyai kambium- Jumlah lengan xilem antara 2-6- Letak xilem di dalam dan floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)
Struktur Anatomi Akar Dikotil
Secara umum struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, sistem jaringan dasar berupa korteks, endodermis, dan empulur; serta sistem berkas pembuluh. Pada akar sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floemyang tersusun berselang-seling. Struktur anatomi akar tumbuhan monokotildan dikotil berbeda.Secara morfologi, kayaknya antara dikotil dan monokotil tidak ada bedanya.Cuma, tanaman monokotil akarnyserabudan tanaman dikotil akarnyatunggang.floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada Dikotil, akar lembagaterus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga
 
mati, kemudian padpangkabatang akatumbuh akar-akar yanmemilikiukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar ataukaliptra, yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah, sel-selkaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum, dinamakan kolumela.
2.
Perbedaan Anatomi Batang Monokotil dan DikotilBatang monokotil (anatomi)
Tidak bercabang-cabang, pembuluh angku(xilem-floem) tersebar, tidak  punya jari-jari empulur, tidak ada kambium vaskular sehingga tidak dapatmembesar, empulur tidak dapat dibedakan di daerah korteks.Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas antarakorteks dan stele umumnytidak jelas. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipkolateral tertutup yang artinydi antaraxilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium padaMonokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar,dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipundemikian, ada Monokotil yandapat mengadakapertumbuhan menebalsekunder, misalnya pada pohoHanjuang (Cordylinsp) dan pohoNenasseberang (Agave sp)
Batang dikotil (anatomi)
Bercabang-cabang, pembuluh angkut teratur, punya jari-jari empulur,mempunyai kambium vaskular sehingga dapat membesar, dapat dibedakan antaradaerah korteks dan empulur, ada kambium di antara xilem dan floem.Struktur Anatomi BatangSecara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadangterdapat stomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelas tumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusunmelingkar pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil.
3.
Perbedaan Anatomi Daun Monokotil dan Dikotil
 
Daun pada banyak dikotil (dan sebagian monokotil) bersifat dorsiventral,yaitu memiliki permukaan atas (adaxial) dan bawah (abaxial) yang berbeda secaramorphologis.
1.
Epidermiataterdirdarsatlapis selberbentuk persegi, dindingterluarnya ditutupi oleh kutikula, dan tidak mengandung kloroplas.Beberapa stomata, jika ada, dapat ditemui pada epidermis atas.
2.
Mesofil Palisade. Terletak persis di bawah epidermis atas dan terdiri darisatu atau lebih lapisan yang agak sempit, sel–seberdinding tipis yangsangat berdekatan, sel–sel persegi memanjang ke arah epidermis. Masing– masing sel terdiri dari banyak kloroplas. Ada system yang telah terbentuk dari ruang antar sel melalui jaringan ini.
3.
Mesofil bungkarang (spongmesophyll). Terdiri dari sel berdindingtipis, longgar, bentuk tidak teraturdimana banyak ruang antar sel.Kloroplas ada di sel–sel ini, tapi dalam jumlah yang lebih sedikitdibandingkan dengan sel palisade.
4.
Epidermis bawah, serupdalam struktur permukaaatas, tapi memiliki banyak stomata. Tiap pori stomata terbuka ke arah ruang antar sel besar yang disebut ruang substomata atau cavity.
5.
Sistevaskular. Potongan ke arah daerah midrib menunjukkan bentuk xylem seperti bulan sabit ke arah permukaan atas daun dan floem ke arah permukaan bawah. Di atas dan di bawah benang vaskuler,m di sebelahepidermis atas dan bawah, jaringan mesofil digantikan oleh sel–selkolenkim yang meningkatkan kekuatan mekanis daun.
Struktur Anatomi Daun
Daun tumbuhan tersusun atas epidermis yang berkutikula dan terdapatstomata atau trikoma. Sistem jaringan dasar pada daun monokotil dan dikotildapat dibedakan. Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (mesofil) dapatdibedakan atas jaringan pagar dan bunga karang, tidak demikian halnya padamonokotil khususnya famili Graminae. Sistem berkas pembuluh terdiri atas xilemdan floem yang terdapat pada tulang daun
Share this article :

Poskan Komentar

 
TEMPLATE ASWAJA| everything in my blog - All Rights Reserved
Supported : MADINATULIMAN.COM | Creating Website | Johny dan Mas Themes